loading...
04 Okt 2018 
IOX Larantuka Adventure Rallye. Memburu Eksotika Indonesia Timur (Part 1)
Tahun 2018 ini, para rider Indonesia Offroad Expedition (IOX Adventure Club) kembali melakukan perjalanan panjang. Selama 15 hari mereka berada di atas motor dari Kota Malang menuju ke Larantuka, Nusa Tenggara Timur.
Sabtu, 22 September 2018 dipilih sebagai tanggal pemberangkatan rombongan rider yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kapten Road IOX Teddy Wibowo menyatakan, perjalanan ini sebagai bentuk silaturahmi antar sesama anggota komunitas se-Indonesia.
Dandim 0833 Kota Malang Letkol (Inf) Nurul Yakin secara langsung memberi sambutan sekaligus memberangkatkan para rider IOX ini. Beliau berharap agar event ini berjalan sukses dan lancar, meskipun beliau tidak bisa mengikuti karena tidak bisa meninggalkan tugas yang beliau emban.

Mas Black, salah satu peserta IOX Larantuka Adventure Rallye 2018 ini menuliskan catatan harian perjalannya. Salah satu track planner Indonesia yang memiliki nama asli Agus Utomo ini mengaku ini kali kedua melakukan perjalanan ke Larantuka. Silahkan ikuti perjalannya beserta tim berikut ini.

Day 1
Hari pertama IOX Larantuka Adventure Rallye, perjalanan kami diawali dengan tarian sakral Sasanti yang merupakan simbol menyambut tamu agung dan berharap mendapatkan keselamatan dan selama perjalanan selalu dilindungi oleh Sang Pencipta. Dandim 0833 Kota Malang Letkol (Inf) Nurul Yakin sebagai pemegang bendera start. Beliaulah yang secara langsung menyambut dan melepas para rider IOX. Kami start dari Harris Hotel di Kota Malang sekitar pukul 13.00 WIB.
Pada hari pertama kami memilih Bromo sebagai rute pembuka. Kami seharian sangat menikmati main di kawasan Bromo. Flyng camp di hutan Burno sebagai pilihan untuk bascamp hari pertama.

Day 2
Hari kedua, rombongan berangkat dari hutan Burno pukul 08.30 WIB, sarapan di Warung Apung Lumajang. Setelah sarapan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju BC Dua di Belawan daerah Kawah Ijen.
Tetapi di tengah perjalanan, tepatnya di daerah Jember saya bertemu sahabat lama sekaligus senior saya di dunia adventure. Beliau adalah sosok yang kalem, dulu sering mengajak teman-teman sesama pecinta adventure untuk bermain di daerah Jember. Mas Pungky, kami bertemu saat beliau sedang olahraga jalan. Saya pun segera menghampiri beliau, sedikit melepas kangen. Beliau tetap kalem seperti dulu, memiliki kepribadian yang baik. Semoga beliau selalu sehat.
Setelah bebrapa saat, saya melanjutkan ke daerah Bondowoso dan singgah di salah satu teman yang berniat seperti saya untuk keliling Flores. Dari situ muncul rencana, setelah saya finish di larantuka sesuai tema perjalanan ini. Saya akan kembali ke flores lagi untuk mengantar teman saya Hendri.
Kurang lebih satu jam saya ngobrol santai dengan Hendri dan Pocet, akhirnya saya beranjak menuju daerah Belawan, tempat wisata air panas yang berada di kaki Kawah Ijen, berkumpul kembali dengan rombongan.

Bersambung